Pengaruh Pembebasan Terhadap Riap Tegakan Di Hutan Alam Bekas Tebangan
Di Kalimantan Barat
oleh
Haruni Krisnawati dan Djoko Wahjono
Penelitian ini menduga tingkat kompetisi di area-area bekas tebangan HPH. Data yang digunakan adalah PUP (Petak Ukur Permanen) yang dibangun pada tahun 1993 dan diukur pada tahun 1995, 1997 dan 2000.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan produktivitas jika dilakukan pembebasan tajuk yakni mencapai 0,43 cm/tahun sampai dengan 0,54 cm/tahun. Jika tidak dilakukan pembebasan, maka riap diameter hanya berkisar antara 0,29 cm/tahun - 0,37 cm/tahun.
Bila pohon dengan ukuran diameter 20 cm di setelah tebangan, maka diperlukan 56 tahun untuk mencapai 60 cm up atau 51 tahun untuk mencapai 40 cm up.
Informasi ini sangat berguna untuk diketahui. Jika pengelolaan Hutan Alam tidak mempertimbangkan pertumbuhan, dan secepat mungkin dilakukan penebangan di blok tebangan yang sama maka kemampuan pemulihan produktivitas akan semakin lambat.
Untuk memperoleh artikel ini, dapat didownload DISINI
Tidak ada komentar:
Posting Komentar